Baca tentang Bango, Festival Jajanan dan Promo Produk
BandungSurabayaMalangSemarangJakarta85 Tahun
Festival Jajanan Bango 2013 di 5 Kota Indonesia
Ikuti Festival Jajanan Bango di Twitter @WarisanKuliner dan menangkan hadiah menarik!
Tunjukkan Aplikasi Mobile Warisan Kuliner di Ponsel Anda untuk dapatkan Voucher Diskon Rp 5000 di Festival Jajanan Bango 2013

Festival Jajanan Bango

Tentang Festival Jajanan Bango

Festival Jajanan Bango 2013

Menikmati jajanan kuliner tradisional Indonesia di luar rumah telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga Indonesia, dimana inilah momen terindah yang tak hanya akan membuat kita kenyang secara jasmani, namun terlebih utama dapat menghangatkan dan mendekatkan hubungan keluarga.

Masyarakat Indonesia telah lama menantikan sebuah event yang dapat mengumpulkan beragam masakan tradisional Indonesia yang terkenal kelezatannya di satu tempat agar dapat dinikmati bersama seluruh keluarga ataupun teman.

Kecap Bango, sebuah brand yang mempunyai misi melestarikan kuliner tradisional Indonesia, mempersembahkan Festival Jajanan Bango (FJB)!

Festival tahunan ini adalah sebuah festival yang menampilkan aneka ragam makanan tradisional yang legendaris persembahan para penjaja makanan yang juga legendaris.

Terbukti sejak tahun 2005, FJB kini kini telah menjadi agenda tahunan dan melekat di hati setiap keluarga Indonesia. Sejak tahun 2005 - 2011, FJB telah berkesempatan menyambangi kota Jakarta, Bekasi, Depok, Bandung, Semarang, Surabaya, Sidoarjo, Kediri, Malang, dan Medan.

Nantikan FJB menyambangi kota Anda!

Bersama Bango, Mari kita lestarikan Warisan Kuliner Nusantara!

10 Legenda Kuliner Nusantara yang hadir di 5 Kota

Tahun ini FJB mempersembahkan 50 Jajanan Nusantara, dan 10 diantaranya merupakan Legenda Kuliner Nusantara. Mereka akan hadir di 5 Kota. Berikut cerita yang menjadikan mereka Legenda Kuliner Nusantara.

  • Sate Klatak Mak Adi Yogyakarta
    Sate Klatak Mak Adi Yogyakarta - 10 Jajanan Legendaris Festival Jajanan Bango 2013 Satu lagi kuliner istimewa asal Daerah Istimewa Yogyakarta untuk melengkapi Legenda Festival Jajanan Bango adalah Sate Klatak. Kenapa Sate Klatak? Konon nama klatak diambil dari suara "klatak-klatak" dari daging yang terbakar. Keistimewaan sate yang didirikan oleh Mak Adi pada tahun 1995 ini berasal dari cara penyajiannya yang menggunakan ruji, sehingga sajian ini dapat mencapai kematangan yang sempurna dalam proses pembakarannya. Racikan bumbu dasarnya cukup sederhana, dengan penggunaan garam dan bawang putih yang pas dapat menyajikan hidangan dengan cita rasa yang luar biasa. Sebagai pemanis dari hidangan istimewa, tidak lupa Kecap Manis Bango melengkapi warisan kuliner nusantara yang satu ini. Warung Sate Klatak Mak Adi terletak di Jalan Imogiri Timur semenjak tahun 1995, dan merupakan pencetus Sate Klatak di Daerah Istimewa Yogyakarta.
  • Tengkleng Klewer Bu Edi Solo
    Tengkleng Klewer Bu Edi Solo - 10 Jajanan Legendaris Festival Jajanan Bango 2013 Lain lagi kisah manis legenda kuliner asal Solo, yaitu Warung Tengkleng Bu Edi. Usaha ini sudah diwariskan turun-temurun dari mendiang nenek Bu Edi. Saat memulai jualannya tahun 1971, beliau menggendong dagangannya selama kurang lebih lima tahun keliling Pasar Klewer sampai akhirnya menempati lokasi yang sudah menjadi trademark tengkleng Bu Edi, yaitu di bawah gapura Pasar Klewer. Selain kelezatan yang tak diragukan lagi, salah satu letak kelegendarisan warung ini adalah cara menikmati tengklengnya yang begitu unik. Di warung Bu Edi, tengkleng dihidangkan menggunakan "pincuk" atau wadah yang dibuat dari daun pisang dan dinikmati dengan cara diseruput, yang tentunya membawa kenikmatan tersendiri. "Saya percaya pelanggan bisa membedakan rasa, oleh karena itu saya sangat memperhatikan ketepatan bumbu dan kualitas bahan yang saya gunakan sehingga pelanggan saya tidak kecewa. Jangan sampai mereka pindah ke lain hati," seloroh Bu Edi ketika ditanyakan mengenai tips keberhasilannya.
  • Sate Jamur Cak Oney
    Sate Jamur Cak Oney - 10 Jajanan Legendaris Festival Jajanan Bango 2013 Satu lagi kisah Legenda Kuliner asal Yogyakarta yang ikut memeriahkan acara ini adalah Sate Jamur Tiram Cak Oney. Bermula sebagai usaha sampingan ditahun 1996, kini usaha Sate Jamur Tiram Cak Oney adalah salah satu usaha yang paling digemari di Yogyakarta. Usaha rumahan ini hanya melayani pesanan dan menghabiskan 5000 tusuk dalam beberapa hari saja. Sate Jamur Cak Oney ini terkenal dengan kelebihannya sebagai hidangan "Non-kolesterol" dan kelezatan yang sehat. Dalam menyiapkan hidangan ini, Sate Jamur Cak Oney menggunakan resep rahasia dan dikombinasikan dengan bahan-bahan terbaik pilihan seperti rebusan jamur, dan bawang putih. Untuk melengkapi hidangan ini, Sate Jamur Cak Oney menyajikannya dengan bumbu kacang atau kecap manis.
  • Tahu Tek Telor Cak Kahar Surabaya
    Tahu Tek Telor Cak Kahar Surabaya - 10 Jajanan Legendaris Festival Jajanan Bango 2013 Salah satu pilihan untuk melengkapi rangkaian Legenda Kuliner adalah dengan hidangan tahu tek telor yang adalah salah satu makanan khas Surabaya dengan bahan baku tahu selain tahu campur. Depot Legendaris Cak Kahar yang sudah berdiri sejak 1960 ini adalah salah satu yang paling digemari. Tahu Tek Telornya disajikan khas Jawa Timur yang membedakan dengan Tahu Telor lain di Indonesia. Selama tiga generasi, warisan kuliner Tahu Tek Telor Cak Kahar ini tidak pernah berubah. Tahu Tek Telor ini merupakan kombinasi dari bahan terbaik pilihan yang pas antara irisan lontong, tahu, kentang goreng, telur, dengan siraman saus petis kacang, kerupuk renyah dan kecap. Hidangan ini disajikan bersama dengan toge dan acar untuk menambah cita rasa di setiap gigitannya.
  • Nasi Pindang Pak Ndut Semarang
    Nasi Pindang Pak Ndut Semarang - 10 Jajanan Legendaris Festival Jajanan Bango 2013 Lain lagi kisah legenda kuliner asal Semarang, yaitu Nasi Pindang Pak Ndut. Nama usaha yang sungguh unik, terinspirasi dari nama panggilan pendirinya yang memang bertubuh besar. Saat memulai usahanya 35 tahun yang lalu, mereka mengalami masa-masa sulit, sehingga harus menjual berbagai perlengkapan rumah untuk menutup kerugian. Namun, dengan tekad memberi "sangu" untuk anak, Pak Ndut terus berjuang mempertahankan warungnya. Setelah 10 tahun akhirnya usahanya mulai memiliki pelanggan tetap sampai sekarang. Ibu Musyrifah, istri mendiang Pak Ndut berbagi cerita, "Menu andalan kami adalah Nasi Pindang, dimana nasi dan daging disajikan dengan kuah pindang dan daun so, resepnya saya dapat dari mertua. Saya dan suami mencoba-coba untuk memanfaatkan resep tersebut untuk membuka warung, ternyata banyak yang suka." Di tengah duka kehilangan suami tercinta tujuh bulan yang lalu, Ibu Musyrifah tetap semangat dan optimis bahwa usahanya dapat terus maju berkat dukungan pelanggan setia yang setiap hari membanjiri warungnya.
  • Mie Aceh Sabang
    Mie Aceh Sabang - 10 Jajanan Legendaris Festival Jajanan Bango 2013 Festival Jajanan Bango 2013 menghadirkan Legenda Kuliner khas Aceh, Mie Aceh Sabang. Kuliner yang satu ini hanya menggunakan bahan-bahan terbaik dalam hidangannya. Mulai dari mie yang dibuat sendiri dari bahan-bahan alami dan bebas pengawet, sampai pada penyajiannya yang selalu menambahkan sejumlah bumbu tradisional racikan sendiri yang didatangkan langsung dari bumi Serambi Mekah seperti, lada, kunyit, cengkeh, merica, kayu manis, dan beberapa bumbu rahasia lainnya. Mie Aceh Sabang dalam menyempurnakan hidangannya selalu menggunakan Kecap Manis Bango. Terlebih lagi untuk sajiannya terdapat potongan daging yang terbilang sangat banyak, emping, dan potongan acar membuat rasa mie tersebut semakin istimewa. Ibu Darmiyati sebagai pemilik Mie Aceh Sabang selalu dengan sepenuh hati menyajikan hidangan terbaik.
  • Mie Koclok Mas Edy Cirebon
    Mie Koclok Mas Edy Cirebon - 10 Jajanan Legendaris Festival Jajanan Bango 2013 Kisah legenda kuliner asal Cirebon, Mie Koclok Mas Edy. Usaha ini sudah diwariskan turun-temurun sejak tahun 1945 dan kini sudah dijalankan oleh generasi yang ketiga. Uniknya, nama 'mie koclok' di tempat ini ternyata merupakan kependekan dari "Mie Khasnya Orang Cirebon yang Lebih OKey", yang kemudian menjadi slogan yang tertulis di warung Pak Edy. Sifatnya yang humoris dan bersahabat inilah yang menjadi salah satu penyebab mengapa jumlah pelanggannya tak pernah surut sejak dulu. Selain itu tentu saja karena kelezatan mie koclok-nya yang sangat tersohor seantero Cirebon memang sulit ditandingi. Hidangan kebanggaannya ini terdiri dari mie basah yang disiram dengan seduhan kaldu ayam, dan adonan tepung terigu maizena, garam, merica, dan santan kental. Dilengkapi dengan irisan daun bawang, irisan kol, toge, irisan telur rebus, taburan bawang goreng, dan suwiran ayam goreng, lengkapi kenikmatan menyantap hidangan ini dengan sambal cabe rawit rebus dan emping goreng. "Rasa tidak pernah bohong. Oleh karena itu saya tidak pernah mengutak-utik resep mie koclok yang telah turun-temurun digunakan keluarga saya. Pelanggan pasti tau bedanya," ujar Pak Edy mantap ketika ditanyakan mengenai rahasia suksesnya.
  • Oseng-oseng Mercon Bu Narti Yogyakarta
    Oseng-oseng Mercon Bu Narti Yogyakarta - 10 Jajanan Legendaris Festival Jajanan Bango 2013 Kisah sepenuh hati dari Legenda Kuliner Oseng-Oseng Mercon Bu Narti, perjalanan usaha kulinernya dimulai pada tahun 1997 dengan hanya bermodal Rp120.000. Empat puluh lima ribu rupiah ia dapatkan sebagai keuntungan pertama dan Bu Narti membutuhkan dua bulan sendiri untuk bisa mendapatkan keuntungan yang mumpuni. Meskipun hanya dalam wujud warung tenda, Oseng-Oseng Mercon selalu penuh sesak dengan sepeda motor yang parkir di depannya, seperti orang yang sedang menggelar hajatan. Namun begitulah suasana sehari-hari Warung Oseng-oseng Mercon Bu Narti. Kata 'mercon' sendiri diambil karena memang citarasa menu ini yang sangat pedas dan membuat mulut mau meledak! Terbukti oseng-oseng mercon racikan Bu Narti ini bisa membuat para pelanggan berkeringat dan wajahnya merah padam karena kepedasan. Bahkan saking pedasnya julukan mercon terasa kurang sreg bagi beberapa pelanggan, mereka malah lebih suka memberikan julukan yang lebih dahsyat: Oseng-oseng Granat atau Halilintar! Oseng-oseng mercon ini sebenarnya adalah menu yang terbuat dari tetelan daging sapi (koyor) yang dimasak dengan cara dioseng. Untuk 20 kg koyor biasanya dicampur dengan 3-5 kg cabai rawit. Jadi jangan heran kalau Anda harus mendesis-desis kepedasan tiap kali melahapnya. Bahan dasar yang digunakan hanyalah bahan pilihan terbaik mulai dari cabai rawit, salam, jahe, laos, bawang merah, dan bawang putih. Dengan campuran Kecap Manis Bango, Oseng-Oseng Mercon Bu Narti menjadi kaya akan rasa. Dengan perjuangannya tersebut, Oseng-Oseng Bu Narti layak diberikan predikat Legenda Kuliner Nusantara.
  • Lontong Balap Pak Gendut Surabaya
    Lontong Balap Pak Gendut Surabaya - 10 Jajanan Legendaris Festival Jajanan Bango 2013 Memperkaya pilihan Legenda Kuliner Nusantara, Lontong Balap adalah salah satu jenis makanan kebanggaan khas Jawa Timur. Dinamakan lontong balap karena dahulu pedagang lontong berjualan di satu tempat dengan bergantian memakai peralatan, dengan selalu ingin cepat selesai dengan istilah "balapan". Maka dari keunikan seperti itu lontong tersebut dinamakan Lontong Balap. Lontong Balap Pak Gendut adalah satu dari sekian banyak Lontong Balap yang ada di Surabaya. Memulai berjualan pada tahun 1956 dijalan Wonokromo, kemudian pada tahun 1976 pindah dan menetap berjualan di depan Bioskop Garuda. Disajikan hanya dengan bahan baku bumbu pilihan seperti bawah merah, bawang putih, daun bawang, dan udang. Lontong Balap Pak Gendut ini hanya dimasak dengan teknik yang merupakan warisan turun temurun. Cita rasa lezat sudah menjadi jaminan untuk Lontong Pak Gendut, karena hanya bahan-bahan terbaik yang dipilih dalam membuat hidangan ini. Lontong Balap Pak Gendut dinilai mempunyai 3 kelezatan unggulan dibandingkan lontong balap lainnya. Kuah bening dengan rasa yang khas, irisan lontong yang nikmat, dan tentunya sambal dan lentho yang mantap! Hanya Lontong Balap Pak Gendut yang membuat lentho murni berbahan kacang tolo dan bumbu. Lentho khas Pak Gendut ini pun bertahan kriuk-nya meskipun sudah dicampur dengan kuah lontong balap. Tidak lupa Kecap Manis Bango sebagai pemanis sajian sang legenda.
  • Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih
    Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih - 10 Jajanan Legendaris Festival Jajanan Bango 2013 Salah satu hidangan panas dari Festival Jajanan Bango 2013 adalah Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih. Tempat usaha yang didirikan oleh H. Nein pada tahun 1998 ini, mampu menjadi nasi goreng favorit warga Jakarta. Nasi goreng kambing ini dibuat dengan bumbu dan daging kambing pilihan dengan proses memasak yang merupakan warisan keluarga. Rahasia dari Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih adalah bumbunya yang khas, yaitu bahan rempah pilihan terbaik yang terdiri dari kapulaga, kunyit, sereh, lada, dan minyak samin. Bumbu rahasia ini dibuat terpusat, sehingga memberikan rasa nikmat khas Indonesia. Sejak berdiri hingga sekarang, Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih ini tidak pernah sepi pembeli hingga telah membuka beberapa cabang di Jakarta, dengan tidak menurunkan kualitas dari masakannya. Mulai dari dedikasinya untuk menjaga kualitas dari resep warisannya sampai kesepenuhhatian dalam menyajikan hidangan terbaik, Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih patut mendapatkan predikat Legenda Kuliner Nusantara.

LOGIN MEMBER

Hubungkan akun Facebook Anda dengan Website Warisan Kuliner.