ERROR
Please complete your data !

Kisah legenda kuliner asal Cirebon, Mie Koclok Mas Edy. Usaha ini sudah diwariskan turun-temurun sejak tahun 1945 dan kini sudah dijalankan oleh generasi yang ketiga. Uniknya, nama ’mie koclok’ di tempat ini ternyata merupakan kependekan dari ”Mie Khasnya Orang Cirebon yang Lebih OKey”, yang kemudian menjadi slogan yang tertulis di warung Pak Edy. Sifatnya yang humoris dan bersahabat inilah yang menjadi salah satu penyebab mengapa jumlah pelanggannya tak pernah surut sejak dulu. Selain itu tentu saja karena kelezatan mie koclok-nya yang sangat tersohor seantero Cirebon memang sulit ditandingi. Hidangan kebanggaannya ini terdiri dari mie basah yang disiram dengan seduhan kaldu ayam, dan adonan tepung terigu maizena, garam, merica, dan santan kental. Dilengkapi dengan irisan daun bawang, irisan kol, tauge, irisan telur rebus, taburan bawang goreng, dan suwiran ayam goreng, lengkapi kenikmatan menyantap hidangan ini dengan sambal cabe rawit rebus dan emping goreng. ”Rasa tidak pernah bohong. Oleh karena itu saya tidak pernah mengutak-utik resep mie koclok yang telah turun-temurun digunakan keluarga saya. Pelanggan pasti tau bedanya,” ujar Pak Edy mantap ketika ditanyakan mengenai rahasia suksesnya.

Bahan

Bahan-bahan:

  • 400 gr Mie basah segar
  • 100 gr Kol, diris-iris agak lebar
  • 100 gr Taoge segar, dibuang ekornya
  • 2 butir Telur ayam rebus, masing-masing dibelah menjadi 2 memanjang
  • 120 gr Suwiran ayam goreng
  • 50 gr Bawang daun, di iris tipis
  • 50 gr Seledri, diris kasar
  • 4 butir Jeruk limo
  • 50 ml Kecap manis Bango
  • Bawang goreng

Bumbu halus:

  • 3 siung Bawang merah
  • 3 siung Bawang putih
  • 1 sdt Ebi kering
  • 3 sdm Minyak goreng

Bahan kuah:

  • 500 ml Kaldu ayam
  • 300 ml Santan kental
  • 3 sdm Tepung maizena atau tepung sagu ( dapat ditambah atau dikurangkan bila kuah terasa encer atau terlalu kental )
  • Garam, secukupnya
  • lada putih bubuk, secukupnya

Sambal rawit pelengkap :

  • 10 gr Cabe rawit merah
  • 5 gr Cabe rawit hijau
  • 50 ml Air matang

Cara Memasak

Cara membuat:

  • Panaskan minyak dalam wajan, tumis bumbu halus hingga matang dan harum. Tambahkan kaldu ayam ( sisakan 50 ml kaldu ayam untuk mengencerkan tepung maizena/sagu ). Masak hingga kaldu mendidih, lalu kecilkan api.
  • Encerkan tepung maizena/sagu dengan sisa kaldu ayam, lalu tambahkan kedalam kaldu tadi. Tambahkan juga garam dan merica serta santan kental, terus diaduk-aduk hingga merata dan kaldu agak mengental, kecilkan api.
  • Didihkan air, masukan mie, kol dan taoge kedalam saringan, lalu celupkan kedalam air mendidih tadi selama kurang lebih satu menit sambil dikocok-kocok hingga sayuran agak layu.
  • Tempatkan semua bahan tadi kedalam mangkuk/piring, lalu siramkan kuah kental diatasnya.
  • Taburkan suwiran ayam, irisan telur ayam rebus, irisan bawang daun dan seledri diatasnya lalu bawang goreng.
  • Sajikan dengan pendampng sambal cabe rawit, irisan jeruk limo dan kecap manis Bango.

Cara membuat sambal rawit:

  • Didihkan air, rebus cabe rawit hingga matang, angkat lalu haluskan. Tempatkan dalam mangkuk kecil dan tambahkan dengan air matang.

Resep & Tips Lain Untuk Anda



Comment/Review
User yandra Yuantoro
yandra Yuantoro
     
izin nyobain resep

Resep & Tips Lain Untuk Anda

Logo Bango

Loading...